Tuesday, August 19, 2008

laut indonesia yg dah lama masih juga...




indonesia poenya laud??

ya ampun...

dah 63 tahun msih ja ndak maju2... T_T

malah makin parah deh kek nya... tuh liad masa laud aja penuh limbah kayak gitu ~~

kan laud tempat hidupnya ikan2 ma biota laut laen kan??

masa kotor kek gitu????

sebagai rakyat yg baek seharusnya kita peduli la...

masa negeri ndiri kotor diem aja???

mau jadi apa ni bangsa klo org na kek gitu smua ~~

hehehe

-Han-

Wednesday, August 13, 2008

Laut...

Laut merupakan sawah ladang bagi kita yang tak pernah kering dan juga akan terus lestari jika kita pandai2 mengelola dan merawatnya....

Sungguh apabila kita punya Modal, teknologi dan pengetahuan, laut menawarkan kesempatan kepada kita tuk mengolahnya dan laut merupakan sumber daya yang tiada mengenal musim paceklik di dalamya....

Ia merupakan sawah, ladang yang selalu ramah dan memberi penghidupan pada pengolahnya...

Memberi kejayaan kepada ia yang berhasil menaklukannya...

juga memberi sesal kepada yang merusaknya...

Jangan sampai membuatnya marah!!!

atau anak cucu kita akan menderita...

Kita hanya perlu kepandaian dalam mengolahnya. Demikian semoga kita dapat merenung sejenak dan marilah kita tengok kelaut. DI LAUT KITA BELUM JAYA

Wednesday, August 06, 2008

Cara Membatasi Pemanasan Global



Cara Membatasi Pemanasan Global


Para ilmuwan mempelajari cara-cara untuk membatasi pemanasan global. Kunci utamanya adalah:
1.membatasi emisi CO2
dan

2.menyembunyikan karbon yang juga membantu mencegah karbon dioksida memasuki atmosfer atau mengambil CO2 yang ada.

Membatasi emisi CO2
Tehnik yang efektif untuk membatasi emisi karbon ada dua yakni mengganti energi minyak dengan sumber energi lainnya yang tidak mengemisikan karbon dan yang kedua penggunaan energi minyak sehemat mungkin.
Energi alternatif yang dapat digunakan diantaranya angin, sinar matahari, energi nuklir, dan panas bumi. Kincir angin dapt merubah energi angin menjadi energi listrik. Sinar matahari juga dapat dirubah menjadi energi listrik atau sumber panas yang bisa dimanfaatkan seperti pemanas air, kompor matahari, dll.
Energi panas bumi bisa dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik. Sumber energi alternatif memang lebih mahal dibanding energi minyak namun penelitian lebih lanjut akan membantu untuk lebih menekan biaya.


Penggunaan minyak bumi secara efisien

Emisi CO2 dapat dikurangi jika mobil-mobil bisa lebih hemat bahan bakar. Para ilmuwan dan insinyur telah bekerja untuk menciptakan mesin yang hemat bahan bakar. Penemuan-penemuan telah mengembangkan alat untuk menggantikan mesin pembakaran atau menggunakan mesin yang lebih kecil. Sebuah mobil dengan tenaga batery listrik telah memasuki pasar, tetapi masih dilengkapi dengan mesin kecil berbahan bakar minyak. Bahan bakar sel yakni sebuah alat yang mampu merubah energi kimia menjadi energi listrik bisa dikembangkan untuk mobil-mobil di masa depan.


Menyembunyikan karbon dapt dilakukan dengan dua cara:


1. Di bawah tanah atau penyimpanan air tanah


2. Penyimpanan di dalam tumbuhan hidup.

Bawah tanah atau air bawah tanah bisa digunakan untuk menyuntikkan emisi CO2 ke dalam lapisan bumi atau ke dalam lautan. Lapisan bumi yang dapat digunakan adalah penyimpanan alami minyak dan gas bumi di tambang-tambang minyak. Dengan memompakan Co2 kedalam tempat-tempat penyimpanan minyak di perut bumi akan membantu mempermudah pengambilan minyak atau gas yang masih tersisa. Hal ini bisa menutupi biaya penyembunyian karbon. Lapisan garam dan batubara yang dalam juga bisa menyembunyikan karbon dioksida. Lautan juga dapat menyimpan banyak karbon dioksida, tetapi para ilmuwan belum dapat menetapkan pengaruhnya terhapad lingkungan hidup di dalam laut.

Penyimpanan di dalam tanaman hidup

Tumbuhan hijau menyerap Co2 dari udara untuk tumbuh. Kombinasi karbon dari CO2 dengan hidrogen diperlukan untuk membentuk gula sederhana yang disimpan di dalam jaringan. Setelah tanaman mati maka tubuhnya akan terurai dan melepaskan CO2. Ekosistem dengan tumbuh-tumbuhan yang berlimpah seperti hutan atau perkebunan dapat menahan lebih banyak karbon, tetapi generasi manusia yang akan datang harus tetap menjaga ekosistem agar tetap utuh, jika tidak maka karbon yang disimpan dalam tanaman akan lepas kembali ke atmosfer.

10 Everyday Pollution Solutions



10 Everyday Pollution Solutions

Your Guide to Going Green


1. Use cast iron pans instead of nonstick. Read about Teflon health concerns.

2. To avoid chemicals leaching into food, go easy on processed, canned or fast foods and never microwave plastic. Read about Bisphenol A, a toxic food-can lining ingredient associated with birth defects.

3. Buy organic, or eat vegetables and fruit from the “Cleanest 12″ list. Find out more about the “Dirty Dozen."

4. Use iodized salt to combat chemical interference from the thyroid. Read about rocket fuel’s effect on the thyroid.

5. Seal outdoor wooden structures. Order a test kit to find out if your wooden deck, picnic table, or playset is leaching arsenic.

6. Leave your shoes at the door. This cuts down on dust-bound pollutants in the home.

7. Avoid perfume, cologne and products with added fragrance. Search for personal care products that are fragrance-free, or check the products you’re already using.

8. Buy products with natural fibers, like cotton and wool, that are naturally fire resistant. Use our list of products and manufacturers to avoid the chemical flame retardant PBDE.

9. Eat low-mercury fish like tilapia & pollock, rather than high-mercury choices like tuna & swordfish. Check our Safe Fish List to see which fish to avoid and what’s safe to eat.

10. Filter your water for drinking and cooking. How does your tap water stack up? Search our tap water database to see what you’re drinking.


hope this will be usefull for you ^^
-Han-